uk Indonesia. Daftar lengkapnya sebagai berikut:1. Conficker/Downup/Downandup/Kido
2. Recycle Varian
virus ini menyerang flash disk. Di flash disk korban akan terdapat
folder dengan nama Recycler yang di dalamnya terdapat folder yang
menggunakan nama alpha numeric contohnya
“S-1-5-21-1482476501-1644491937-682003330-1013″ dengan icon mirip
dengan icon Recycle Bin. Jika folder ini di-klik atau diakses dari
Explorer, file virus tidak akan nampak. Untuk melihatnya, Anda bisa
masuk ke command prompt dengan perintah “dir /a”. Ia juga diketahui menerapkan teknik code injection agar kode virus bisa “nyangkut” pada explorer.exe. Ini dilakukannya untuk mempersulit user maupun program antivirus sekalipun untuk membunuhnya.
3. Autoit varian
Hampir kebanyakan varian dari virus import berbasis script ini menggunakan icon mirip seperti folder. Virus ini memiliki kemampuan untuk melakukan auto update ke beberapa situs. Ia juga dapat memanfaatkan Yahoo! Messenger sebagai media perantara penyebarannya dengan mengirimkan pesan berisi link ke setiap contact person yang ada di Y!M korban. Jadi berhati - hatilah jika mendapat link download berbahasa asing.4. Yuyun .vbs
1. menjalankan script virus dengan autorun.inf , yang kemudian akan menjalankannya secara otomatis waktu windows start up,dengan menulis string run di registry windows.
2. meng-copy autorun.inf hampir kesemua nama folder yang ada dengan tujuan eksekusi langsung.
3. Membuat shortcut dengan nama folder yang ada, ditambah nama microsoft dan new harry potter and… yang kesemuanya menuju ke wscript.exe untuk eksekusi file script.
4. Membuat system folder di desktop dengan nama yuyun_cantix yang bila diclick kanan hanya ada pilihan buat shortcut,dan tidak ada pilihan hapus.
5. PisangBakar
Cara menghilangkan virus ini adalah:
Buka program notepad:
Trus ketik tulisan ini
REGEDIT4
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\MICROSOFT\WINDOWS NT\CURRENTVERSION\WINLOGON] "logws"="Using our release indicates"
Save-as, di bag "save as type" ganti ke all file, "file name" ganti dgn "pbakar.reg"
Nah, tugas kamu cuma merging file pbakar.reg. (klik kanan di filenya trus klik merge), kalo gak bisa, yah cari program registry editor yang lain trus import file pbakar.reg tadi.
Kalo udah berhasil, virusnya mati sendiri, tinggal hapus secara manual saja.
N.b: pbakar.reg sebaiknya di merging ke komputer yang pernah terkena virus pisang bakar, karena mungkin saja virusnya nyisip sama lagu-lagu yang sudah di-copy ke CD.
YANG PASTI KALO SUDAH MERGING PBAKAR.REG TADI, PISANG BAKAR SUDAH GAK MUNGKIN NONGOL DI SYSTEM. WALAU DENGAN SENGAJA DIBUKA.
6. Vires Varian/Latifah
Berikut ini sepak terjang virus Vires/Latifah:
- Menginfeksi System
Lebih jelasnya, Vires menciptakan beberapa file induk pada “\%windows%\desktop.com,”\%system32%\check.exe”, dan pada “\Documents and Settings\%username%\Start Menu\Programs\Startup\Scan.pif”. Setelah file-file induk tersebut berhasil ditanamkan, ia kemudian menginfeksi registry dengan membuat beberapa perubahan, terutama dalam hal program-program mana saja yang dijalankan pada saat startup. Yakni, ia menciptakan sebuah item baru pada registry di section HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\ dengan nama item “Desktop”, lalu nilai dari item ini diarahkan ke file induk virus yang telah ia buat tadi pada “\%windows%\desktop.com”.
Namun, tidak hanya satu, ia juga membuat item untuk startup lagi pada registry di section HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\ dengan nama item “Check” yang juga diarahkan kepada file induk virus yang terletak pada “\%system32\check.exe”. Sekarang, dengan melakukan penambahan atau perubahan-perubahan tersebut, virus tersebut kini dapat aktif otomatis setiap memulai Windows.
Namun, tidak sampai di situ saja. Seperti kewajiban yang dilakukan oleh irus lainnya juga, ia mencoba untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Yakni, salah satunya adalah dengan menghilangkan menu Folder Options, dan mengaturnya agar tidak menampilkan file dengan attribut hidden serta tidak menampilkan extension dari file. Ini dilakukannya untuk mempersulit dan mengecoh user, agar mengira bahwa irus tersebut adalah merupakan dokumen word-nya. Karena memang agak sulit bagi orang awam untuk membedakan mana file dokumen asli dan mana yang memang virus.
Lalu, juga dengan mengubah registry Windows, beberapa tools internal Windows berhasil diblokir olehnya. Di antaranya kita tidak dapat menjalankan Registry Editor, Task Manager, dan Find.
- Penyebaran Virus
Lalu tugas selanjutnya adalah mencari ke seluruh direktori yang terdapat di drie tersebut. Apabila ditemukan file dokumen dari Microsoft Word, yakni file dengan ekstensi *.doc, ia akan menyembunyikan file asli tersebut dengan memberikan attribut hidden, lalu membuat file duplikat dari Vires dengan nama yang sama dengan file dokumen aslinya.
Jadi apabila mengklik sebuah file irus yang menyamar sebagai dokumen yang Anda miliki, yang akan dilakukan oleh Vires adalah membuka dokumen aslinya yang telah ia sembunyikan tadi, jadi seolah-olah memang tidak terjadi apa-apa pada komputer Anda, padahal dengan begitu Vires akan terus menerus aktif dan siap menyebarkan diri lagi. Dan karena ukuran tubuhnya yang kecil, proses penyebarluasan virus ini terbilang sangat cepat. Pada saat dilakukan pengujian, dalam waktu sedikit saja ia dapat meng-hidden-kan seluruh dokumen Microsoft Word asli dan menggantikannya dengan tubuhnya sendiri. Inilah salah satu keuntungan untuk sang virus.
- Aksi dan Ciri
Walau Vires tidak melakukan tindak pengrusakan atau menghilangkan data asli Anda, namun biar bagaimanapun, kehadirannya telah mengganggu dan tentu saja akan memperlambat kerja komputer. Tak lupa Vires juga akan membuat sebuah file HTML pada root drive dari system Windows Anda yang biasanya terdapat di “C:\L@tif@h.html” yang berisi pesan dari pembuat virus.
- Pembasmian dan Pencegahan
Virus ini hanya seperti virus umum yg menghide document word kemudian menggandakan diri menggunakan nama yg sama dgn document yg di hide.
Langsung saja, booting kembali ke dalam safe mode(jangan lupa pencet F8 waktu booting)..
Cari file superhidden bernama check.exe di C:\Windows\System32 menggunakan total comander biar gampang,lalu hapus.
Kemudian cari juga file direct.com di directory yg sama,hapus juga. kemudian cari lagi file dekstop.exe, hapus lagi.
Masalah belum selesai, cari semua file yg terinfeksi, hapus file yg digandakan dgn extensi exe, kemudian kembalikan file yg semula yang telah di superhiden dgn mengganti atribute nya.
Ganti atributenya pake total commander pada tab file–>change attribute,kemudian buang cek list hidden dan system. klik ok dan masalah selesai.
Pencegahan: update antivirus anda setiap hari!!!
7. WSar .D
8. Labunreke
9. Malingsi Varian
10. FreeMine
Virus lokal ini dibuat menggunakan Visual Basic dengan ukuran file sekitar 68KB tanpa di-pack. Ciri virus ini, iconnya menyerupai Microsoft Word. Saat aktif di memory, ia akan mempertahankan kelangsungan hidupnya dengan men-terminate setiap aplikasi yang ada dalam daftar black-list di tubuhnya, seperti contohnya Process Explorer. Ia juga dapat menyebar melalui media removable disk, dan pada removable disk terinfeksi akan terdapat file autorun.inf dan Free_Mine.exe.
Sedikit prolog ttg virus LoLOxz/Free Mine
Melakukan perubahan terhadap beberapa registrasi windows
dengan meng "Hide Ekstensi file", Hide protected operating system
- Shell : explorer.exe C:\WINDOWS\system32\LoLOxz\smss.exe
- Userinit : userinit; C:\WINDOWS\system32\LoLOxz\smss.exe
- system : C:\WINDOWS\system32\LoLOxz\smss.exe.
Virus ini juga mengcopy dirinya ke setiap drive
lengkap satu paket dengan autorun.inf dan file free mine.exe.
Jika virus ini aktif dia akan menutup semua komunikasi jaringan pada komputer
korban.
Alias tidak ada koneksi sama sekali/dipenjara.
Kalau di scan pake product lokal (contoh: PCMAV) hanya disebut sebagai:
"virus suspected, tapi tidak dapat di clean,
juga tidak dapat di cure.
Memformat ulang drive/flasdisk tidak menyelesaikan masalah,
karena virus masih ada di system.
Karena ini tergolong virus baru,
jadi harus mengerjakannya secara manual dulu,
sampai anti virusnya keluar.
Cara manual :
1. Pastikan System restore off
caranya: Start - Klik kanan My Computer- Properties - System Restore -turn off
System restore.
2. Booting safe mode.
Caranya: Restart komputer tekan F8 unutk masuk ke safe mode
3. Start menu - Run - ketik “C:\Windows\system32\LoLOxz\”
4. Klik Tools - Folder option - Show hidden files and folders,
Lalu....."uncheck" di Hide extensions for known files types.
dan "uncheck" jaga di Hide protected operating system files.
5. Klik OK.
6. Akan terlihat 2 file, 1 file dengan ext dll, 1 file smss.exe (iconnya word).
Delete kedua file tersebut, lalu . . .
bersihkan juga lainnya : Free_Mine.exe, autorun.inf
Jangan lupa untuk membersihkan flash disk
yg terinfeksi dengan cara yang sama!
untuk mematikan system restore :
Untuk memperbaiki file2 yang terlanjur rusak:
Dapat menggunakan software : GAV,
pake program ini untuk scan flash disk aja,
karena scanningnya lama banget,
scan complete komputer butuh waktu berjam-jam
kalau file-nya tidak bisa kehapus bisa pakai Unlocker

Tidak ada komentar:
Posting Komentar